Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

Melepas Lelah di Waroeng Pati

Sedang bermobil lewat pantura?
Dari Surabaya ke Semarang?
Pasti Anda akan melewati Pati. Tak ada salahnya memilih tempat ini sebagai tempat ngaso. Namanya Waroeng Pati, selokasi sama Pabrik Kacang Dua Kelinci. (memang milik DuaKelinci) Lokasinya di Jl. Raya Pati Kudus Km 6,3. Jam bukanya 10:00 – 22:00 WIB. Tempatnya di kiri jalan, setelah pabrik kacang Garuda yang berada di kanan jalan. Jadi, waktu yang tepat untuk mampir adalah perjalanan Surabaya ke Semarang, karena tidak perlu nyebrang ke kanan jalan.




Ni tempat nyaman sekali. Tempatnya bersiiiih. Adem, banyak pohon rindang. Ada kolam ikan. Ada ayunan. (penting nggak siiiih, penting dong bagi yg punya banyak balita kaya saya) Arsitekturnya Jawa, banyak kayu mendominasi. Sangat indah dinikmati. Toiletnya super duper nyaman dan bersiiih. Pelayannya ramah tapi nggak pake sok akrab. Musholanya oke. Jadi recommended banget buat tempat istirahat. Dijamin, rasa penat segera berganti segaaaarrrrrrr.


Rabu, 12 Desember 2012

Mampir di Raminten Kaliurang


House of Raminten, pasti dong sudah banyak yang nyicip. Atau paling tidak, pernah baca. Apalagi bagi yang ngaku pecinta Yogyakarta. Pasti dibuat penasaran untuk mampir.


Setelah mencicipi aroma Raminten di Kotabaru, akhir bulan lalu saya berkesempatan kembali mengunjungi resto ini. Saat itu saya mampir di resto yang di Jakal, tepatnya Jalan Kaliurang km 15,5 (setelah kampus UII). Kiri jalan kalau dari Yogya menuju Kaliurang. Oiya, nama untuk yang di lokasi ini adalah The Waroeng of Raminten. Jadi penasaran, kalau namanya berbeda, apa ada perbedaan yang lain-lain juga?

Berikut beberapa catatan saya... *cekidot*



Senin, 03 Desember 2012

Omira Brownies, Teman Ngopi


NI cerita tentang brownies lagi.
 
Di Suncity Mall Sidoarjo, ada outlet brownies namanya Omira Brownies. Letak pastinya di lantai bawah dekat lift. Gampang kok nyarinya.


Harganya terjangkau, secara kotaknya memang lebih kecil dibanding brownies biasanya. Kisaran harganya antara 11-23k, tergantung pilihan rasanya. Variannya mulai brownies kukus, brownies panggang, lapis legit hingga muffin tapi dalam bentuk loyang. Jadi muffinnya tuh tidak ditaruh di cupcake kaya biasanya.





Rasanya? Lumayan. Untuk harga 13k, brownies kukus Omira cukup lembut.
Coklatnya pas, dan yang penting manisnya pas, sesuai selera saya. FYI saya tidak suka yang terlalu manis-manis, karena saya sudah manis :p.
Untuk yang rasa keju, ngasih kejunya juga nggak pelit, meski harganya cuma 15k.






Selain buat cemal-cemil, bisa juga buat oleh-oleh.
Kemasannya imut, warnanya pink, unyu-unyu deh.
Outlet ini juga menerima pesanan untuk kue suvernir. Jadi dikemas kecil, harganya 6k.
Nggak bingung lagi kan nyari alternatif jajanan?


Kamis, 22 November 2012

Beli Oleh-oleh di Go Donut

Lagi di Sidoarjo, bingung mau nyari oleh-oleh kala mau berkunjung ke rumah teman? Atau mau besuk di rumah sakit? Atau mau buat apa aja deh.  Mungkin ini bisa menjadi alternatif.
Go Donut, gerai donat plus cafe yang ada di Suncity Mall, Jalan Pahlawan,  Sidoarjo.


Jumat, 09 November 2012

Melted Brownies by Jeanie's Brownies

Saya bukan Brownies Lovers.  Tapi saya nggak nolak lo kalo dikirimi brownies.
Entah mengapa, saya selalu penasaran dengan beragam brownies yang terus bermunculan bagai jamur di musim hujan. Beberapa waktu lalu (berapa ya? hitungan bulan deh) saya dibuat penasaran dengan iklan di koran dengan brownies yang baru muncul di Surabaya ini. Namanya Jeanie's Brownies.

Apa yang membuat penasaran?
Di iklannya sih, beli 1 gratis 1 he he he

Ada tiga hal yang menarik minat saya.
Dari yang teratas, rasa rhum, melted brownies dan secret recipe. Wuuuik. Sebagai penyuka rasa rhum otomatis saya langsung melted pengen nyoba.

Minggu, 04 November 2012

Nyicip Burger Buto

Sudah lama mendengar kedai ini, tapi belum sempat2 mampir.
Akhirnya kesempatan itu datang akhir bulan lalu, waktu mau mudik Lebaran Haji ke Blitar.  

Berempat bersama The Krucils, saya menyempatkan mampir ke Kedai 27. Lokasinya, di Jalan Sarangan, Malang. Bagi yang belum tahu, jika dari arah Surabaya adalah sebelum pusat kota Malang. Ancer-ancernya, setelah jembatan Arjosari luruuuuss saja. Itu Jalan Sutoyo, ntar melewati Masjid Sabilillah (kanan), Carrefour (kiri), dan setelah Hotel Pajajaran (kiri) perlambat laju kendaraan. Setelah itu siap-siap belok kanan pada perempatan sesudahnya. Itu lah Jalan Sarangan. Jalan lurus saja sekitar 200 meter, kedai ada di kiri jalan, pojokan, depan Alfamart.  Gampang kan?


Kamis, 01 November 2012

Roti Boy eh .. Roti 'O


Saat ke Bandara Juanda, menu wajib beli bagi tiga precil saya adalah Roti Boy.
Entah kenapa. Meski gerai Roti Boy sudah bertebaran di Surabaya-Sidoarjo, setiap ke bandara yang diminta adalah roti ini.

Awal Oktober lalu, saat mengantar Pi ke Juanda, si bungsu kembali minta beli Roti Boy. Setelah dadah-dadah sama Pi, saya meluncur ke sisi kiri pintu pemberangkatan internasional, salah satu gerai roti ini berada. Gerai satunya lagi ada di sebelah kanan pintu pemberangkatan domestik. Karena waktu itu naik Garuda, maka saya menuju ke gerai terdekat, yakni di dekat area internasional.

Dari kejauhan tidak ada yang aneh. Tapi begitu di depan mata, saya menangkap hal yang aneh.
Olalaaaaa





Kok jadi Roti O?
Dengan warna, bentuk huruf, dan gambar, sekilas tidak akan tampak perbedaan dengan merek sebelumnya.  Lihat saja bungkusnya juga sama!

Sayang saya lupa motret rotinya (keburu dilahap si kecil). Tapi sumpah, sama kok. Rasanya juga sekilas sama. Maaf saya tidak bisa memberikan persentasenya, karena saya hanya beli satu dan sebagian besar sudah masuk mulut si kecil. Emaknya hanya disisain dua gigitan, yang lupa rasa persisnya karena keburu kelaperan :D

Menyimpan rasa penasaran, saya tidak sempat bertanya-tanya ke si mbak yang jualan karena kondisi gerai yang ramai.

Sesampai di rumah, saya pun menuntaskan penasaran dengan bertanya ke si mbah Google (tak ada mbak, mbah pun jadi).

Rupanya kali ini, Simbah masih belum selesai mencari wangsit. Jadi bliow hanya meninggalkan jejak di sini. Setelah alamat ini saya samperin, ternyata juga tidak ada keterangan yang menjawab rasa penasaran saya. Maka saya simpulkan, mungkin ini seperti kasus bisnis biasanya.
Yang jelas, dari website resmi Roti O, gerai mereka tersebar di sini.
Dan semuanya ini adalah bekas gerai Roti Boy!


Selasa, 30 Oktober 2012

Nyantai di Wapo (2)

Wiken ini mampir Cito lagi. 
Waktunya dinner, mampir ke Wapo lagi 
Akhirnya aku buat poto-poto lagi
Meski hanya pake kamera jadul lagi :D

Langsung saja, begini nih suasana reso dari sudut pandang berbeda…

Bagi yang belum sempat membaca edisi pertama, silahkan dipantengin di SINI, jika memang ingin membacanya. *tidak memaksa kok* :p




Selasa, 16 Oktober 2012

Nyantai di Wapo

Bagi orang Surabaya, Warung Pojok (Wapo) pasti sangat familiar.
Apalagi bagi para mahasiswa di sekitaran Dharmawangsa sana.
Wapo ini berdiri pertama kali di daerah Unair pada 1995-an kalo nggak salah.
Ini lah tempat bagi mahasiswa kalau punya acara traktir-mentraktir.

Nah setelah membuka cabang di Kayoon (yg sekarang tutup), Wapo melebarkan sayapnya ke G-Walk, Citraland, kawasan Surabaya Barat. Kemudian warung ini masuk ke mal, yakni ke City of Tomorrow (Cito), kawasan Surabaya Selatan 2012 ini (eh apa tahun lalu ya?).

Berikut liputannya...


Ini dia tampang depan warung yang di Cito.

sori ya, semua poto diambil pake kamera ponsel yg jadul. lagi nggak bawa kamera soalnya.
so harap dimaklumi jika membuat mata jadi rabun *piss


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...