Kamis, 01 November 2012

Roti Boy eh .. Roti 'O


Saat ke Bandara Juanda, menu wajib beli bagi tiga precil saya adalah Roti Boy.
Entah kenapa. Meski gerai Roti Boy sudah bertebaran di Surabaya-Sidoarjo, setiap ke bandara yang diminta adalah roti ini.

Awal Oktober lalu, saat mengantar Pi ke Juanda, si bungsu kembali minta beli Roti Boy. Setelah dadah-dadah sama Pi, saya meluncur ke sisi kiri pintu pemberangkatan internasional, salah satu gerai roti ini berada. Gerai satunya lagi ada di sebelah kanan pintu pemberangkatan domestik. Karena waktu itu naik Garuda, maka saya menuju ke gerai terdekat, yakni di dekat area internasional.

Dari kejauhan tidak ada yang aneh. Tapi begitu di depan mata, saya menangkap hal yang aneh.
Olalaaaaa





Kok jadi Roti O?
Dengan warna, bentuk huruf, dan gambar, sekilas tidak akan tampak perbedaan dengan merek sebelumnya.  Lihat saja bungkusnya juga sama!

Sayang saya lupa motret rotinya (keburu dilahap si kecil). Tapi sumpah, sama kok. Rasanya juga sekilas sama. Maaf saya tidak bisa memberikan persentasenya, karena saya hanya beli satu dan sebagian besar sudah masuk mulut si kecil. Emaknya hanya disisain dua gigitan, yang lupa rasa persisnya karena keburu kelaperan :D

Menyimpan rasa penasaran, saya tidak sempat bertanya-tanya ke si mbak yang jualan karena kondisi gerai yang ramai.

Sesampai di rumah, saya pun menuntaskan penasaran dengan bertanya ke si mbah Google (tak ada mbak, mbah pun jadi).

Rupanya kali ini, Simbah masih belum selesai mencari wangsit. Jadi bliow hanya meninggalkan jejak di sini. Setelah alamat ini saya samperin, ternyata juga tidak ada keterangan yang menjawab rasa penasaran saya. Maka saya simpulkan, mungkin ini seperti kasus bisnis biasanya.
Yang jelas, dari website resmi Roti O, gerai mereka tersebar di sini.
Dan semuanya ini adalah bekas gerai Roti Boy!


4 komentar:

  1. Iyaa mbaaa, rasanya sama bangettt. Pas dingin jg rasanya sama. Tp di gambir masih ada gerai 2"nya.. Bingunggg. ☺

    BalasHapus
  2. iya mbak. beberapa gerai di surabaya-sidoarjo juga msh ada yg roti boy :)

    BalasHapus
  3. Kalau Rotiboy produk Malaysia. Kalau Roti O' punya orang jawa, pusatnya di Bandung.

    BalasHapus
  4. Saya sudah tanya sama pegawainya. Ternyata Roti Boy pecah manajemen. Lahirlah Roti O yang rasa dan resep tetap sama tapi tampilan diubah sedikit

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...